Selamat Dataaaaaang

Selamat Dataaaaaaang

Minggu, 23 Maret 2014

Kutipan dan Catatan Kaki


 I. Definisi Kutipan dan Catatan Kaki

A. Kutipan
Kutipan adalah penulisan ulang pendapat atau sejenisnya dari seseorang. Kutipan biasa dalam
bentuk tulisan yang dimuat dari buku, majalah, surat kabar atau yang lainnya dan juga bersumber
dari lisan seseorang.
B. Catatan Kaki
Catatan kaki adalah keterangan khusus yang ditulis penulis untuk memberikan penjelasan dan
komentar, menjelaskan sebuah sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar
bacaan/bibliografi. Catatan kaki terdapat pada bagian bawah halaman dengan keterangan
angka untuk menunjukkan kata yang ingin dijelaskan atau pada akhir bab karangan ilmiah.

II. Perbedaan Kutipan dan Catatan Kaki

Ada dua cara dalam mengutip, yaitu langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip
sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat tidak ada yang diubah. Kutipan tidak langsung jika
mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan
asli dari sumber tersebut .Hal hal yang perlu diperhatikan dalam mengutip:

1. Penulisan nama pengarang menggunakan nama akhir disertai tahun.
2. Jika pengarangnya dua orang, ditulis nama akhir kedua pengarang tersebut.
3. Jika pengarangnya lebih dari 2 orang, tuliskan nama akhir pengarang pertama diikuti  dkk.
4. Jika nama pengarangnya tidak ada, yang dicantumkan adalah nama lembaga yang menerbitkan,
nama dokumen yang diterbitkan atau nama koran.
5. Untuk karya terjemahan, nama pengarang yang dituliskan adalah nama pengarang asli.
6. Mengutip dari dua sumber atau lebih yang ditulis oleh pengarang berbeda, dicantumkan dalam
satu tanda kurung dengan titik koma sebagai tanda pemisahnya.

Catatan kaki dipergunakan sebagai pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang
tercantum di dalam reks atau sebagai petunjuk sumber, tempat memperluas pembahasan yang
diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks, penjelasanini dapat berupa kutipan
pula, referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang
sama dibahas di dalam tulisan, dan tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang
diterima dari orang lain. Sistem Penulisan Catatan  Kaki :

1. Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari
margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
2. Catatan kaki diketik berspasi satu.
3. Diberi nomor.
4. Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin
teks biasa (tepat pada margin kiri).
6.  Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan  yang lainnya
adalah sama dengan jarak spasi teks.
7. Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
8.  Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih  baik potong
tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
9.  Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama  dengan
nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
10.  Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih  [x] [x]
merupakan nomor keterangan sebelumnya.
11. Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
12.  Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip
daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.

Perbedaan dari kutipan dan catatan kaki ada dari segi penempatannya dan cara menuliskan
sumber refrensi dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain
sebagainya.

Cover buku yang diambil kutipan dan catatan kaki :



Contoh Catatan Kaki :





Contoh Kutipan :





Sumber ::

Senin, 21 Oktober 2013

Meresensi 3 Buku (Novel)




Buku pertama
Judul Buku: I Can Feel You Oppa
Penulis: Risna Utami

Buku Kedua
Judul Buku: Surga buat Habibie
Penulis: Endang Setyati (dibantu Eyi Puspita)
  
Buku Ketiga
Judul Buku: Heaven On Earth
Penulis: Kaka HY
   
Kesimpulan


Dari ketiga novel yang telah kami baca, ada beberapa perbedaan yang membedakan novel satu dengan lainnya. Para penulis novel memiliki cara tersendiri dalam penulisan novel mereka masing-masing. Mereka tidak terlalu menekankan unsur-unsur yang seharusnya terdapat pada sebuah novel, karena menurut mereka dengan menulis apa yang ingin mereka tulis saja sudah menjadikan suatu karya yang tidak dimiliki banyak orang dan dapat pula  mengembangkan bakat menulis mereka.
Tidak semua penulis tahu akan unsur-unsur yang seharusnya ada dalam sebuah novel atau buku. Masih ada beberapa penulis yang tidak tahu akan Tata Cara Penulisan Novel yang baik. Dan ada pula beberapa novel yang tidak memiliki catatan kaki, sehingga pembaca pun sulit mengerti akan kata-kata yang terdapat pada novel tersebut. Jarang sekali penulis novel yang menggunakan daftar pustaka pada akhir pembahasannya.
Seharusnya para penulis lebih menekankan Unsur-unsur yang seharusnya ada pada sebuah novel, sehingga para pembaca pun akan lebih tahu tentang apa yang mereka curahkan dalam tulisannya.

Minggu, 20 Oktober 2013

Bahasa Indonesia

Ringkasan Artikel 
CERDIK TURUNKAN BERAT BADAN 

Tubuh langsing diyakini membuat penampilan menarik. Itulah sebabnya mereka yang bertubuh gemuk berusaha keras menurukannya. Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Bagaimana cara yang tepat dan efektif untuk menurunkan berat badan?


Banyak sebagian besar perempuan menganggap tubuh langsing adalah daya tarik pada perempuan itu sendiri. Bagi perempuan yang berbadan gemuk menurunkan berat badan adalah salah satu cara untuk mendapatkan tubuh langsing. Banyak cara dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan salah satunya adalah Jamu.
Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Jamu mempunyai berbagai macam khasiat salah satunya untuk menurunkan berat badan. Jamu yang difungsikan untuk menurunkan berat badan biasanya mengandung bahan yang memiliki manfaat sebagai pencahar. Jamu yang berfungsi sebagai pencahar memberikan efek jangka panjang yang tidak bagus karena akan membuang vitamin, mineral, antioksidan dan lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena itu menurunkan berat badan yang baik dengan cara diet seimbang, yakni  menjaga pola makan. Hindari banyak memakan makanan yang tinggi karbohidrat. Hindari pula goreng-gorengan karena gorengan mengandung lemak yang tinggi. Perbanyak mengonsumsi sayuran, buah dan air putih. Malam sebelum tidur usahakan tidak makan nasi. Lalu imbangi usaha itu dengan olahraga teratur. Dengan diet dan olahraga teratur, berat badan akan selalu ideal.

sumber :: kartini - edisi 10 s/d 24 juni 2010 - hal 92-93